MUDIKALINK.net-Pemimpin Kongregasi Servarum Spiritus Sancti (SSpS) Regio Asia-Pasifik melakukan pertemuan di Kota Ruteng, ibukota Kabupaten Manggarai, Keuskupan Ruteng, Provinsi NTT pada tanggal 21 Juli sampai 30 Juli 2023.
Para Pemimpin SSpS dari China, Korea, Jepang, Taiwan, Filipina, India, Australia, Papua Nugini, Timor Leste dan Indonesia ini melakukan pertemuan dengan tema “Transformasi dan Kolaborasi Berkelanjutan untuk Misi Global”.
Pertemuan ini dimaksudkan guna menjalin kerja sama dan melakukan ziarah bersama dalam menjawab kebutuhan misi global.
Pertemuan diawali dengan misa yang dipimpin oleh RD Manfred Habur, Sekretaris Jenderal Keuskupan Ruteng dan diikuti semua peserta, terutama pemimpin dan anggota SSpS Flores Barat.
“Pertemuan ini merupakan kesempatan untuk berbagi kisah. Membagikan apa yang telah para suster lakukan selama ini. Lalu, untuk melihat dan merefleksikan apa yang terjadi sekarang dalam hidupmu sebagai religius misionaris,” kata RD Manfred dalam khotbahnya.
Kata RD Manfred, dalam momen kumpul bersama ini, para suster tentu berdiskusi dan mencermati apa yang akan para suster lakukan untuk menanggapi kebutuhan dunia saat ini dengan lebih baik.
Untuk bekerja sama, demikian RD Manfred, membutuhkan seorang murid yang sudah mengalami transformasi. Dan untuk mencapai perubahan itu membutuhkan seorang murid yang pendoa.
Pemimpin Umum SSpS, Suster Mirian Altenhoffen, SSpS, mengingatkan para suster bahwa pertemuan ini adalah perjalanan sinodalitas, perjalanan yang dalam semangat kerendahan hati.
“Para suster tetap harus menyadari bahwa masih ada banyak yang harus dipelajari, perjalanan perjumpaan dan dialog, terbuka, menerima dan merangkul semua,” katanya.
Sementara Provinsial SSpS Flores Barat, Suster Maria Yohana, SSpS, menyampaikan pertemuan ini merupakan sebuah berkat yang menjadi perekat dalam kolaborasi untuk misi global SSpS.
Apa yang terjadi ini, kata Suster Maria Yohana, merupakan momen perjumpaan untuk berbagi pemikiran dan wawasan yang diilhami oleh input tentang spiritualitas, transformasi, kolaborasi, dan mendapatkan laporan karya dari masing-masing Provinsi dan Regio.
Suster Herlin SSpS, di Ruteng, di sela-sela sharing mengatakan, para pemimpin suster juga mengunjungi beberapa pelayanan kerasulan yang dijalankan oleh para suster SSpS di Provinsi Flores Barat-Manggarai. *
Laporan: Christo Lawudin

