Opini Mudakalink.net – MudikaLink

Epifani Spiritual Akibat Bencana Digital (Analisis Sastra-Filosofis atas Puisi Joko Pinurbo)

Doa Orang Sibuk yang 24 Jam Sehari Berkantor di Ponselnya Tuhan, ponsel saya rusak dibanting gempa. Nomor-nomor kontak saya hilang semua. Satu-satunya yang tersisa ialah nomor-Mu. Tuhan berkata: Dan itulah satu-satunya nomor yang tak pernah kausapa. (Joko Pinurbo, Kumpulan Puisi: Perjamuan Khong, 2020). Oleh: Fr. Pankrasius Tevin Lory TULISAN ini berangkat dari pembacaan atas puisi…

Selengkapnya...

Literasi Membaca: Antara Harapan dan Kenyataan

Oleh: Kunigunda Dahul LITERASI membaca merupakan salah satu fondasi terpenting dalam membangun peradaban sebuah bangsa. Kemampuan membaca bukan sekadar kemampuan mengenali huruf dan merangkainya menjadi kata. Ia adalah kemampuan memahami, menafsirkan, dan merefleksikan informasi secara kritis dan mendalam. Bangsa yang literat adalah bangsa yang mampu berpikir, bangsa yang mampu berdialog, dan bangsa yang mampu membangun…

Selengkapnya...

Mengosongkan Diri demi Gereja (Catatan Refleksi atas Pengunduran Diri Mgr. Paskalis Bruno Syukur)

Oleh: Anselmus DW Atasoge KEPUTUSAN mengejutkan datang dari Takhta Suci beberapa waktu lalu. Mgr. Paskalis Bruno Syukur, Uskup Keuskupan Bogor, secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Di tengah budaya dunia yang memuja pencapaian dan kekuasaan, keputusan ini bak oase yang menyejukkan sekaligus menantang nalar publik. Namun, bagi kita yang melihat dengan kacamata iman, keputusan ini…

Selengkapnya...

Remaja Kita, Lumpur Derita dan Bunga Seroja

Oleh: Florentina Ina Wai DI TENGAH hiruk-pikuk dunia digital yang kian menuntut kesempurnaan, remaja Indonesia saat ini sering kali terjebak dalam perang batin melawan rasa tidak percaya diri dan kecemasan akan masa depan. Layar ponsel yang menyala hingga larut malam bukan lagi sekadar jendela informasi, melainkan medan tempur psikologis di mana perbandingan sosial dan standar…

Selengkapnya...

Bencana, Natal, dan Harapan yang Tak Sia-Sia (Perspektif Sosiologi Agama)

Oleh: Anselmus DW Atasoge BENCANA alam yang melanda berbagai wilayah Indonesia pada penghujung tahun ini kembali menyingkap rapuhnya jalinan hidup manusia dengan alam. Rumah yang runtuh, lahan yang rusak, dan kehidupan yang terguncang merupakan simbol ‘derita sosial’ yang merembes ke dalam batin bangsa. Di tengah kepedihan itu, umat Kristiani memasuki masa Natal, sebuah perjumpaan antara…

Selengkapnya...

Keberagaman Dalam Dunia Kerja Menciptakan Inklusivitas

Dalam dunia kerja sering kali kita menemukan berbagai perbedaan pada setiap individu dalam suatu lembaga tersebut, baik di pemerintahan maupun perusahaan swasta. Oleh: Tanti Maria KEBERAGAMAN di tempat kerja ini berkaitan dengan perbedaan individu dalam suatu organisasi meliputi suku, agama, ras, status kewarganegaraan, dan kondisi fisik, mental, juga gender dll. Perbedaan lainnya terletak pada keahlian…

Selengkapnya...

Bijak Bermedia Sosial Dalam Terang Evangelii Nutiandi

Oleh: Lastriani Suharti Perkembangan teknologi dimana terjadi perubahan yang melanda seluruh kehidupan manusia. Sekat antara negara yang satu dengan negara lain kini tiba-tiba hilang begitu saja. Dunia seketika menjadi perkampungan yang sangat kecil karena jarak yang jauh kini tidak jadi penghalang bagi orang-orang saling berkomunikasi. Hal ini terjadi karena berkembangnya alat teknologi begitu pesat, khususnya…

Selengkapnya...

Seruan Amoris Laetitia Dalam Pandangan Paus Fransiskus Untuk Mewujudkan Cinta Kasih Dalam Keluarga Kristiani

Oleh: Servitia D.B. Wandut TAK dapat dipungkiri bahwa eksistensi sebuah keluarga terbentuk karena adanya perkawinan. Di mana perkawinan merupakan gagasan penting bagi masyarakat pada umumnya karena tak hanya menyatukan pria dan wanita, melainkan juga kedua keluarga mempelai. Bagi Gereja Katolik sendiri, perkawinan merupakan sakramen penyatuan antara laki-laki dan perempuan berkat penyelenggaraan Ilahi sebagai tugas untuk…

Selengkapnya...

Gereja Katolik dan Metode Pendekatan Iman Orang Muda Katolik di Era Milenium

Oleh: Kaliktus Ure Maran UMAT Gereja Katolik sebagai pusat pelayanan Iman merupakan tempat tumbuh kembangnya generasi muda Katolik. Gereja Katolik setiap zaman selalu berupaya mendorong perkembangan iman Orang Muda Katolik (OMK). Terlebih pelibatan orang muda dalam pembangunan sumber daya manusia dan gereja itu sendiri. OMK sebagai agen pembangunan gereja dimasa depan, tentu mempunyai tanggungjawab lebih…

Selengkapnya...