MUDIKALINK.net-Umat KBG Maria Bunda Kita Lingkungan XII Ratu Para Rasul Stasi Thomas Morus Maumere menyatakan solidaritas untuk pembangunan Gereja Santo Yohanes Paulus II Centrum di Kabupaten Sikka, Keuskupan Maumere, NTT.
Bentuk solidaritas umat KBG Maria Bunda Kita Lingkungan XII Ratu Para Rasul Stasi Thomas Morus Maumere dengan menyerahkan 80 sak semen.
Sumbangan diserahkan oleh Penasihat KBG Maria Bunda Kita, Benediktus Bensi kepada Ketua Panitia Pembangunan Gereja Centrum, Alfridus Aeng dan Markus Rua di Gereja Centrum, Sabtu 29 Juli 2023.
Turut menyaksikan penyerahan bantuan Pastor Paroki Santo Thomas Morus Maumere, RD. Laurens Noi dan Ketua KBG Maria Bunda Kita, Nas Sadipun.

Benediktus Bensi yang dihubungi Mudikalink.net, usai penyerahan bantuan menjelaskan aksi solidaritas itu merupakan spontanitas 34 KK di KBG Maria Bunda Kita sebagai wujud solidaritas terhadap sesama umat yang sedang membangun rumah Tuhan.
“Jumlah KK di KBG Maria Bunda Kita ada 34 KK. Kami menyepakati untuk mengambil dana dari Kas KBG untuk membeli 34 sak semen. Sementara 46 sak semen untuk menggenapi angka 80 sak disumbangkan secara sukarela oleh 22KK dari 34 KK di KBG kami. Ada yang menyumbang 1 sak, dan ada pula yang lebih dari sak, bahkan ada KK yang menyumbang hingga 5 sak,” katanya.
Sangat Inspiratif
Pastor Paroki Santo Thomas Morus Maumere, RD. Laurens Noi menyampaikan terima kasih atas aksi solidarism umat KBG Maria Bunda Kita Lingkungan Ratu Para Rasul Stasi Pusat Thomas Morus Maumere.
Romo Laurens menilai aksi solidaritas itu sangat inspiratif dan menginspirasi umat lainnya bagaimana ketulusan membantu untuk membangun rumah Tuhan, Gereja Santo Yohanes Paulus II Centrum.
“Bantuan ini bukan soal jumlah, tetapi bagaimana umat di KBG ini yang terpanggil menyatakan solidaritas pembangunan untuk Gereja Santo Yohanes Paulus II Centrum dalam rupa semen 80 sak. Profisiat kepada pengurus KBG dan umat KBG Maria Bunda Kita. Sangat inspiratif. Tuhan memberkati,” katanya.
Terima Kasih
Ketua Panitia Pembangunan Gereja Centrum, Alfridus Aeng menyampaikan terima kasih atas solidaritas umat KBG Maria Bunda Kita Lingkungan XII Ratu Para Rasul Stasi Thomas Morus Maumere yang telah menyumbangkan 80 sak semen.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Pengurus dan umat KBG Maria Bunda Kita,” katanya.
Dus Aeng mengakui selain KBG Maria Bunda Kita, juga pada hari yang sama umat dari KBG Ratu Mustika Stasi Pusat Thomas Morus juga menyumbangkan 36 sak semen.
“Sebelumnya juga ada beberapa donatur baik yang berdomisili di Kota Maumere, maupun dari daerah lainnya di Indonesia telah memberikan sumbangan. Di antaranya Kapolda NTT, Kapolres Sikka, BNI, BPJS Kesehatan, Senator DPD RI AWK, Ibu Fransiska dari Jakarta, dan dana aspiratisi/pokir DPRD Sikka. Atas bantuan semua pihak, kami menyampaikan terima kasih,” katanya.
Butuh Dana Rp 4 M Lebih
Alfridus Aeng yang juga Ketua Stasi Santo Yohanes Paulus II Centrum menjelaskan sesuai RAB tahun 2019 lalu dana yang dibutuhkan untuk pembangunan Gereja Cntrum sebesar Rp4.080.000.000.
“Itu RAB di saat harga material belum naik. Saat materil naik sehingga anggaran pembangunan itu sudah jauh di atas Rp 4 M,” katanya.
Diakuinya, dana yang sudah dikeluarkan untuk pembangunan dalam setahun terakhir mencapai Rp1,2 M.
“Kita masih butuh dana sekitar Rp3 M lagi,” kata Alfridus. *
Laporan: Wall Abulat

