Oleh: RD. Donnie Migo
Minggu, 17 Desember 2023
(Minggu Adven III)
Saudara-saudariku yang terkasih dalam Kristus,
Pada hari minggu ini kita memasuki hari minggu ketiga dalam masa adven. Itu berarti kita sudah semakin dekat dengan perayaan Natal. Oleh sebab itu, di hari minggu ketiga ini kita diajak untuk bersukacita.
Sebagaimana dalam bacaan pertama Nabi Yesaya bernubuat tentang sukacita karena kedatangan utusan Allah yang telah dipilih dan diurapiNya (Mesias) demi mewartakan tentang pembebasan dan penghiburan bagi mereka yang menderita.
Teks Yesaya 61:1-2:10-11 ini kemudian dibaca oleh Tuhan Yesus untuk menyatakan diriNya ketika Ia mengunjungi Nasareth; tempat ia dibesarkan dan mengajar di sinagoga (Lukas 4:16-18).
Sementara itu dalam bacaan injil Yohanes 1:6-8,19-28 menceritakan bagaimana Yohanes Pembaptis memberikan kesaksian tentang sukacita atas kedatangan Mesias.
Banyak orang berpikir bahwa Yohanes Pembaptis adalah Mesias bahkan ketika orang-orang Yahudi dari Yerusalem mengutus para imam dan lewi untuk menanyainya prihal apakah ia adalah Mesias, dengan tegas ia menjawab bahwa ia bukan Mesias, tetapi ia sedang mempersiapkan jalan bagi kedatangan Sang Mesias yang sudah di depan mata. Mesias akan menyempurnakan baptisan Yohanes dengan baptisan Roh Kudus.
Melanjutkan sukacita atas kedatangan Masias, Rasul Paulus dalam suratnya yang pertama kepada jemaat di Tesalonika mengingatkan bahwa dalam suasana sukacita ini hendaklah kita tetap berdoa, mengucap syukur,hidup dalam bimbingan Roh Kudus dan menjauhkan diri dari segala jenis kejahatan.
Sehingga kita menjadi kudus dan layak mengambil bagian dalam kebahagiaan bersama Kristus. Ajakkan Rasul Paulus ini tidak lain merupakan suatu panggilan untuk menjadi orang beriman yang setia.
Pertanyaan yang patut kita renungkan adalah bagaimana kita membawa sukacita ini dalam konteks persiapan kita di masa adven? Kita dapat bersukacita kalau kita membiarkan diri kita dituntun oleh Roh Kudus untuk bertobat dari dosa-dosa dan menjadikan hidup kita tak bercacat di hadapan Allah.
Kita juga dapat bersukacita kalau kita mengakui bahwa Mesias adalah pembebas dan penghibur yang telah membaptis kita dengan Roh Kudus.
Oleh sebab itu, bersukacita dalam konteks adven merupakan suatu kesempatan di mana kita merasa bahagia karena Mesias datang untuk menyelamatkan kita. Maka sudah selayaknya kita datang dan memberikan diri kita dibaharui dalam Roh dan Kebenaran. ***
RD. Donnie Migo, Imam Keuskupan Maumere, Mahasiswa Global Programs (Missouri School of Journalism) pada University of Missouri, USA

