MUDIKALINK.net-Kegiatan skala besar kembali diadakan di Paroki Kajong, Kabupaten Manggarai, Flores, NTT dan terbaru adalah kegiatan monitoring tahap satu pelaksanaan program pastoral tahun 2024 se-Kevikepan Reo, Keuskupan Ruteng.
Sebagai tuan rumah, Paroki Kajong sukses melaksanakan kegiatan yang menghadirkan para pastor, pastor pembantu, Ketua Dewan Pastoral Paroki, dan urusan lain dari 17 paroki se-Kevikepan Reo.
Data yang diperoleh Mudikalink.net dari Paroki Kajong, Kamis (2/5/2024) rapat monitoring ini diawali rekoleksi yang dipimpin Romo Patrik Guru. Rekoleksi ini tidak hanya melibatkan peserta rapat monitoring, juga umat paroki Kajong.
Umat juga berpartisipasi dalam misa bersama untuk membuka kegiatan monitoring selama dua hari (29-30/4/2024) yang dipimpin Vikep Reo, Rm. Herman Ando.
Menurut Pastor Paroki Rm. Bernardus Palus, umat merasa bangga dan senang bisa menjadi tuan rumah untuk kegiatan yang berskalanya besar tersebut.
“Semua bersatu padu untuk sukseskan kegiatan monitoring tahap satu tahun 2024 di paroki kami” katanya.
Banyak manfaat bagi umat dalam kegiatan seperti ini seperti bisa belajar ekologi dan semakin sadar akan pentingnya ekologi untuk kehidupan setelah mendengar presentasi dari pastor-pastor paroki.
Sebagai tuan rumah Pastor Paroki merangkul elemen lintas generasi untuk menjadi panitia seperti tokoh adat, pemerintah, petani, tokoh muda, tokoh perempuan, dan bahkan anak-anak.
Semua generasi harus bekerja sama agar bisa belajar tentang tanggung jawab dan paling penting tugas dan tanggung jawab menjaga ekologi agar tetap lestari.
Dikatakan, rapat monitoring merupakan program rutin Keuskupan Ruteng untuk memonitoring kegiatan pastoral setiap paroki dan diadakan tingkat kevikepan.
Setiap paroki wajib melaporkan kegiatan dan biasanya dalam bentuk video dan laporan tertulis.
Tahun 2024 ditetapkan sebagai tahun Ekologi Integral sehingga laporan yang ditampilkan oleh setiap paroki harus mengacu pada tema Ekologia.
Akhirnya, kegiatan ini ditutup dengan edukasi tentang ekologi dari Romo Martin Chen, sebagai Direktur Puspas yang juga Koordinator JPIC Keuskupan Ruteng.
Edukasi yang diberikan sangat penting artinya dan sekaligus memotivasi orang muda Paroki Kajong untuk mengambil aksi nyata dalam bidang ekologi.
Dalam misa pembukaan Vikep Reo, Rm. Herman Ando mengatakan, semua sudah tahu apa yang diprogramkan Keuskupan Ruteng tahun ini, yakni program pastoral ekologi integral.
“Maka kegiatan ini diadakan untuk lihat apakah setiap paroki sudah melaksanakan kegiatan konkret sebagai implementasi tahun ekologi integral? Kita akan bicarakan semua itu dalam kegiatan ini,” katanya.
Prinsip utama dari tahun ekologi integral ini, kata Rm Herman, adalah semua bergerak bersama untuk menjaga ekologi agar tetap lestari demi keberlangsungan kehidupan di dunia ini. ***
Laporan: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

