MUDIKALINK.net-SPBU Mbay, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai menerapkan mekanisme Full QR. Mekanisme ini diterapkan untuk pembelian bahan bakar minyak jenis Solar subsidi dan Pertalite subsidi.
Artinya, para pengguna mobil berbahan bakar Solar subsidi atau partalite bersubsidi wajib menunjukkan QR Code yang didapat setelah melakukan registrasi atau mendaftar sebagai penerima BBM subsidi.
“Kita menggunakan mekanisme Full QR. Mekanisme Full QR itu harus bawah QR Code,” kata Manajer SPBU Mbay, Laurensius Tara ditemui di ruang kerjanya, Rabu 31 Juli 2024.
Ia mengatakan, bagi yang belum memiliki QR Code, disarankan untuk segera melakukan pendaftaran karena nantinya tidak lagi melayani pembelian melalui metode input plat nomor kendaraan.
“Kita arahkan masyarakat yang memang berhak menerima Solar subsidi maupun Pertalite untuk segera melakukan pendaftaran,” kata Laurensius.
Laurensius menjelaskan, saat ini proses pendaftaran untuk mendapatkan QR Code bagi peneriman BBM subsidi sudah semakin mudah dan singkat.
Sejak mulai uji coba, banyak yang melakukan registrasi mendaftarkan kendaraannya. Namun prosesnya tetap mesti melalui evaluasi terlebih dahulu.
“Sampai saat ini data terakhir itu sudah lebih dari ratusan kendaraan yang mendaftar. Diharapkan dengan diterapkan Full QR, yang belum segera mendaftar,” katanya.
Laurensius mengatakan, penerapan metode atau mekanisme Full QR Code ini, berupaya untuk mengamankan BBM subsidi.
Ketika skema input nomor polisi masih diperbolehkan, banyak kejadian nomor polisi konsumen sudah digunakan oleh oknum tidak bertanggungjawab. Full QR ini bisa menjadi jawaban, karena semua transaksi benar-benar sesuai dengan scan QR Code.
“Paling utama dari segi keamanan kuota harian yang berhak dibeli penggunanya, dan sebagai evaluasi atas modus penyalahgunaan oknum tidak bertanggung jawab,” katanya menambahkan, selain itu, banyak manfaat bagi pengguna Solar subsidi sendiri.
Laurensius mengatakan, untuk keamanan ekstra, QR Code dapat direset berkala tanpa ada batas. “Jadi jika hilang atau curiga digunakan bisa diganti dengan QR Code baru melalui website Subsidi Tepat,” katanya.
Ditanya kode itu berlaku untuk semua jenis kendaraan? Ia menjelaskan, hal itu msih berlaku untuk kendaraan roda empat dan roda enam. “Sementara roda dua masih menggunakan metode lama yakni input plat nomor,” katanya.
Salah satu warga Kota Mbay yang sudah memiliki QR Code Ande Dala ditemui di SPBU Mbay mengatakan, dengan adanya QR Code justru lebih bagus. Karena fungsi kontrolnya lebih ketat. Sehingga BBM subsidi ini bisa tepat sasaran.
“Kalau tidak kita sebagai masyarakat/petani susah dapat BBM Subsidi. Ketika kita mau isi selalu stok habis. Makanya kita antri berjam-jam. Kalau dengan kode ini saya yakin BBM subsidi di SPBU stoknya pasti stabil,” kata Ande. *
Penulis: Arkadius Togo I Editor: Wentho Eliando

