MUDIKALINK.net-John Fawcett Foundation (JFF), lembaga kemanusiaan berpusat di Australia dan berkantor cabang di Bali melakukan pemeriksaan mata, operasi katarak dan memberikan kacamata gratis kepada warga Kabupaten Ngada, Provinsi NTT.
Kegiatan sosial yang diperjuangkan Anggota DPRD Kabupaten Ngada, Moses Jala Watu itu berlangsung selama empat hari di Kantor Dinas Kesehatan Ngada.
Ketua Rombongan JFF Komang Wardana mengatakan pihaknya berbahagia karena kegiatan bakti sosial tersebut telah dilakukan di Kabupaten Ngada selama 4 tahun berturut-turut, yakni 2017, 2019, 2023 dan 2024.
Komang mengatakan, antusias yang tinggi dari masyarakat terhadap penanganan gangguan mata di Kabupaten Ngada maka sangat dimungkinkan kegiatan sosial ini dilakukan di tahun-tahun yang akan datang.
“Tahun 2023 lalu, ada 5 orang anak yang dilakukan operasi katarak. Tahun ini sudah ada yang didata untuk operasi katarak bagi anak,” ungkap dia, Selasa 30 Juli 2024.
Menurut Komang, pada kegiatan tersebut dilakukan pemeriksaan mata secara lengkap diikuti dengan pemberian kacamata sesuai kerusakan mata oleh dokter ahli serta pembagian kacamata gratis bagi yang mengalami gangguan mata.
“Seluruhnya diperuntukkan bagi 2.000 orang untuk kacamata gratis dan 300 orang untuk operasi Katarak,” katanya.
Tim dari JFF secara keseluruhan 23 orang dan 2 di antaranya adalah dokter ahli mata dibantu sejumlah tenaga medis di Rumah Sakit Umum Bajawa dan Puskesmas terdekat, Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada bersama serta empat dokter umum.
Pasien Bahagia

Sejumlah pasien yang mengalami gangguan mata dan ditangani JFF Australia dan Bali menyatakan kegembiraan mereka setelah persoalan mata mereka teratasi baik dengan pemeriksaan mata, pemberian kacamata serta operasi Katarak secara gratis.
“Saya dua kali operasi Katarak. Tahun 2019 untuk mata kanan dan 2023 untuk mata kiri juga difasilitasi Yayasan ini,” kata Dominikus Nago, pasien dari Desa Radabata, Kecamatan Golewa.
Dominikus berharap program dan kegiatan tersebut dapat berlanjut karena banyak masyarakat yang mengalami gangguan pada mata. “Saya bahagia karena masalah mata yang selama ini mengganggu penglihatan sungguh telah teratasi.”
Pasien lainnya, Philipus Siper juga mengungkapkan kegembiraannya karena masalah penglihatannya bisa teratasi. “Saya datang jauh-jauh dari Riung Barat untuk urus mata saya. Terima kasih orang baik yang membantu saya,” kata pasien dari Desa Wolomeze 1, Kecamatan Riung Barat itu.
Antonius Folo (72) pasien dari Desa Pape, Kecamatan Bajawa dan Yosep Marianus Ebu dari Desa Inelika, Kecamatan Bajawa Utara juga mengatakan hal yang sama.
“Saya tidak bisa berkata-kata lebih cuma saya ungkapkan terima kasih yang tinggi atas kebaikan yang saya terima ini. Secara khusus saya ucapkan terima kasih kepada Moses Jala,” kata Antonius diamini Yosep Marianus.
Apresiasi dan Terima Kasih

Sementara Pemerintah Kabupaten Ngada melalui Bupati Andreas Paru menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tinggi kepada JFF. Komitmen Pemerintah Daerah ke depan, kegiatan tersebut dilakukan satu tahun dua kali.
Bupati Andreas juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Moses Jala Watu dan putra Ngada Paulus Tallo yang memfasilitasi sepenuhnya kegiatan tersebut.
“Program ini akan rutin setiap tahun dan masuk dalam DPA Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada,” katanya. *
Penulis: Wim de Rozari I Editor: Wentho Eliando

