MUDIKALINK.net-Paroki Santo Thomas Morus Maumere, Keuskupan Maumere, di Kabupaten Sikka, NTT, memiliki Pastor Paroki dan pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP) yang baru. Pastor Paroki dan Pengurus DPP yang baru itu dilantik Uskup Keuskupan Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu.
Pelantikan diawali dengan Misa dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu, di gereja setempat, Minggu 3 September 2023.
Uskup Edwaldus dalam homilinya menyampaikan tiga pesan penting perihal kepemimpinan yang dipelajari dari kepemimpinan Yesus Kristus.
Pertama, kekuasaan bukanlah kesempatan untuk mempertontonkan kehebatan dan kepintaran kita, melainkan sebagai berkat untuk berbagi dengan orang-orang yang kita layani. Banyak yang tergoda menjadikan kekuasaan sebagai jalan untuk memamerkan diri.
Kedua, melayani dalam gereja adalah panggilan yang luhur dan mulia, namun sering kali kita dihadapkan pada keputusasaan dan kekecewaan, ketika apa yang kita impi-impikan tidak terlaksana sebagaimana mestinya.
Bila kekecewaan itu datang, maka belajarlah masuk dalam keheningan seperti Yesus dan mempersembahkan segala kegagalan dan kerapuhan manusiawi kita, juga keberhasilan dan kesuksesan kita.
Ketiga, marilah berjuang bergandengan tangan, berjalan bersama membangun gereja dalam cara yang sederhana, tulus dan penuh dengan keyakinan.
Menjadi murid pengikut Yesus yang setia dan baik hati berarti menjadi pribadi yang mau bergandengan tangan untuk sebuah kebaikan, kebenaran dan keadilan yang lebih tinggi. Juga kita terpanggil untuk menjadi pribadi yang tulus hati, mau bekerja sama dengan segenap umat dalam cara kita yang khas dan tulus.
“Sanggupkah kita menjalankan tugas sebagai DPP, mulai dari pastor, dewan paroki dan pengurus-pengurusnya? Saya mengajak kita tetap optimis seperti Rasul Paulus yang tetap percaya pada kasih Allah yang selalu ada di pihak manusia yang mengandalkan Tuhan. Marilah, jangan takut untuk terus bertolak ke tempat yang dalam, melangkah maju, bersama doa suci Bunda Maria dan para kudus di Surga. Tuhan memberkati,” kata Uskup.
Selain itu, dalam sambutannya saat acara syukuran, Uskup Edwaldus juga menyampaikan tiga pesan penting untuk pastor dan DPP yang dilantik.
Pertama, belajarlah berdoa dan bekerja dalam keseimbangan hidup yang dilakukan dengan penuh kesetiaan. Pekerjaan fisik, pekerjaan otak, dan pekerjaan apa pun membutuhkan energi positif, dan dalam doa, kita kembali menemukan kebahagiaan dan sukacita hidup ini.
Kedua, pelantikan dan pengukuhan pastor paroki dan DPP ini menjadi sebuah cara untuk menerima berkat Tuhan dan membagikannya kepada banyak orang yang kita jumpai dan kita layani.
Marilah menyalurkan berkat cinta Tuhan dalam hidup ini, selagi masih diberi kesempatan untuk hidup, merilah kita menjadi berkat karena kita telah menerima berkat dari Tuhan Yesus.
Ketiga, seruan bertolak ke tempat yang dalam, hendaknya membawa kita untuk memperjuangkan komunitas iman untuk merawat kehidupan manusia dan juga alam ciptaan.
Paroki Santo Thomas Morus dengan kehadiran gembala tertahbis dan terbaptis, hendaknya membawa primat perjuangan ini, memperjuangkan hidup yang lebih sejahtera, berkarakter, dan beriman.
“Terberkatilah, RD. Laurens Noi untuk pengabdianmu sebagai pastor paroki Santo Thomas Morus dan selamat mengabdi, melayani bagi RD. Domi Dange pastor Paroki yang baru dan bapak ibu, saudari-saudari DPP yang baru. Selamat untuk momen hari ini, dan semoga Tuhan memberkati seluruh perjuangan di hari-hari selanjutnya,” kata Uskup.
Pastor Paroki dan Pengurus DPP
Adapun Pastor Paroki yang dilantik oleh Uskup Edwaldus, yakni RD. Dominikus Dange yang diangkat menjadi Pastor Paroki Santo Thomas Morus Maumere. Sebelumnya, RD Domi bertugas sebagai Pastor Paroki Wolonmaget.
Romo Domi menggantikan RD. Laurens Noi yang telah diangkat menjadi Pastor Paroki Santo Gabriel Waioti. Pelantikan Pastor Paroki ditandai pembacaan SK Uskup Maumere tentang Pengangkatan RD. Dominikus Dange sebagai Pastor Paroki.
Sementara, kepengurusan DPP Santo Thomas Morus periode 2023-2028 yang dilantik.
Pengurus Harian: Ketua Pastor Paroki; Wakil Pastor Rekan, Sekretaris Administrasi Mauritius A. Masri Soge, Sekretaris Pastoral Martha Yeane Eveline Ray; Bendara I Yeremias Dewa; Hilarius Rangga Mesa (Bendahara Paroki; Maria Agusta Pare (Pegawai Keuangan); Magdalena Wilfrida (Pegawai Keuangan).
Dewan Pastoral Paroki: Ketua Pelaksana 1 Markus Minggus; Ketua Pelaksana 2 Alfridus M. Aeng; Ketua Pelaksana 3 Felix Wodon. Seksi PPP Ketua: Markus Rua; dan anggota para Ketua Lingkungan (15 orang).
Seksi Paskel Ketua: Pasutri Markus Minggus dan Maria Yuldensia Kila, dan anggota: Pasutri Alfridus M. Aeng dan Imelda Chahayani Doing, Pasutri Paulus Depa dan Maria Edeltrudis, Pasutri Servasius dan Sensiana, Pasutri Markus Rua dan Maria Mia, Pasutri Lambertus Lama dan Agnesia Lodan, Pasutri Yosef B. M. Ray dan Fauntina A. Kellen Silvina Elfriyansi Wanti (Kesehatan), Hendrikus Pedro (Konselor).
Seksi PSE-Caritas dan Solidaritas: Ketua Andreas Herman Fernandez; dan Anggota Geradus Nggaru, Yustinus Roni, Fransiskus Belarmius, Yofri da Rato, Theresia Isidoris Fernandez, Suster Fransiskus dari Sales.
Seksi KPKC dipimpin Sr. Fransiska Imakulata, SSpS. Politik Ketua Silverius Florentinus Angi dan anggota: Alfridus M. Aeng, Felixia Dua Bedja; Christian Bhato Gama Putra; Anjelina Lomi.
GPP dan Perlindungan Anak: Ketua Hendrika Hungan, dan Anggota: Silvina Elfriyansi Wanti, dan Seldy Utapara, Maria Nani Tandiarang.
Migran dan Perantau: Ketua David Darong, dan anggota: Kanisius Plewang, Rafael Angelus, Suster Muder Scalabrinian.
Rumpun Pewartaan di mana Seksi Liturgi, Ketua Yoseph Edangwala; dan anggota: Valens Pori, Imelda Chahayani Doing, Mauritius Minggo, Agustinus Waterpas, Agustinus Mitan, Reny Tangkur, Suster PACR (1 orang) ex officio, Suster SCMM (1 orang) ex officio.
Kateketik Ketua Sr Jeni SCSC (1) ex efficio dan anggota: Dua Maria Margaretha, Evaritus Ris, Ignas Nani, Barnabas Kabu.
Kitab Suci: Ketua Lambertus Lama, dan anggota: Maria Yasinta Nenti, Maria Magdalena, Elisabeth Nona Keraf, Gabriel Rangga, dan Ancelina Maria Nona Yanti.
KBR: Ketua Maria Yuldensia Kila, dan anggota para Ketua Organisasi Rohani, Elisabeth Ebang, Maria Agiasta Bunga, Hendrikus Pedro, Maria Petronela Weti, Maria Edeltrudis, Kosmas Damianus, Yosefina Hengky,Yohanes B. Bosco Latuan, Fransiskus Belarmius, Mikhael Adur, Komunitas Suster se paroki (masing-masing 1 orang).
Rumpun Pembinaan di mana untuk Pendidikan Ketua Benediktus Bensi, dan anggota: Stanislaus Adil, Sr. Maria Herlina Lidwina Jane, SSpS; dan pPara Kepala Sekolah se-Paroki Santo Thomas Morus.
Kepemudaan Ketua Fransisco Polri, dan anggota Felixia Dua Bedja, Martha Yeane E. Ray, Andreas Herman Fernandez, Theodorus Nong Babo Rua, Lodovikus Laka, Maria Agusta Pare, dan Ketua OMK Paroki.
KKI dan Panggilan Ketua, Paulistia Sri Purwati, dan anggota: Magdalena Wilfrida, Dominikus Kolins Faseli/Moa; Marisa Bedho, Suster PACR (ex efficio), Suster DST (ex efficio) Suster Fransiskus dari Sales (ex efficio) Suster Fransiskan dari St. Clara (ex efficio) Suster SSpS (ex efficio) Suster SCSC/Katekis (ex efficio) dan guru Agama SD dan SMP.
Kategorial (ASN, WKRI, PGRI, Pemuda Katolik, PMKRI, Voxpoint, TNI-POLRI) Ketua Alfridus M. Aeng, dan anggota: Markus Kustandi Lerang, Kensius Didimus, Benny Carvalo, Yopi Hentiles, Esty Padeng, Bram Kopong, Anjelbertus Magnus, dan Antonius Hani.
Rumpun Kemasyarakatan di mana Kesehatan Ketua dr. Clara Yosephina Francis, dan anggota: Laurensius Laro, Maria Agiasta Bunga, Lusia Marlina Laru, dan Vincentius Mosa.
Komsos Ketua: Walburgus Abulat, dan anggota: Vicky da Gomez, Yunus Atabara, Agustinus Bani, dan Egenius Moa.
Seksi HAK: Ketua Ferdinand Evensius Edomeko dan anggota: Emanuel J. Muda, Yunda da Rato, Ediana Tinti Asri, Trifosa Dua Mo’ong. Litbang Ketua Hendrikus Pedro, dan anggota: Paulina Nona, Petrus Poling Wairmahing.
Dewan Keuangan: Ketua Pastor Paroki dan anggota : Hilarius Rangga Mesa, Asas Budi Gomel, Yan Yanitza Salvaros, dr. Henyo Kerong, Lazarus Theotimus Don Dian, Paul Prasetya, dan Elthariana Doing.
Dewan Penasihat: Romanus Woga, Markus Meo, Daniel Daseng, Yohanes B. Bosko Latuan, Paulus Depa, dan Pimpinan Komunitas SSpS.
Tanggung Jawab
Mantan Pastor Paroki Santo Thomas Morus, RD Laurens Noi dalam sambutan mengemukakan bahwa hal yang paling menjiwai seluruh pelayanan seorang pemimpin, atau gembala adalah tanggung jawab.
Terkait tugas sebagai pastor paroki, Romo Laurens menyebut ada enam poin tanggung jawab yang dilakukannya. Pertama, tanggung jawab pemeliharaan jiwa-jiwa dan tanggung jawab pengelolan reksa pastoral paroki.
Kedua, tanggung jawab pendampingan secara berkelanjutan dan berjenjang para pelayanan pastoral paroki. Ketiga, tanggung jawab personalia serta kesejahteraannya (pegawai, karyawan/ti) paroki.
Keempat, tanggung jawab pengelolaan keuangan paroki. Kelima, tanggung jawab pemeliharaan invetaris dan penggunaan harta milik paroki (aset-aset). Keenam, tanggung ajwab pengelolaan administrasi dan arsip Paroki.
“Enam tanggung jawab di atas dalam spirit ‘kekitaan’ dan dengan semangat sinodalitas telah da sedang kita laksanakan, dan tentu juga untuk selanjutnya,” kata Romo Laurens.
Butuh Kerja Sama
Pastor Paroki Santo Thomas Morus yang baru, RD. Dominikus Dange dalam sambutan meminta dukungan DPP dan umat Paroki Santo Thomas Morus untuk bersama-sama terlibat aktif dalam upaya menyukseskan program-program paroki sesuai yang visi, misi, dan semangat Sinode II Keuskupan Maumere untuk bertolak ke tempat yang dalam (Duc In Altum).
“Saya minta dukungan dan doa DPP dan umat untuk menyukseskan Reksa Pastoral di Paroki Santo Thomas Morus Maumere ini sesuai amanat Sinode II Keuskupan Maumere,” katanya.
Terima Kasih
Ketua Pelaksana I DPP Markus Minggus dalam sambutan menyampaikan terima kasih kepada RD. Laurensius Noi yang telah menunjukkan totalitas mengabdi selama 12 tahun di Paroki Santo Thomas Morus, dan menyampaikan selamat bertugas untuk Pastor Paroki yang baru, RD. Dominikus Dange.
RD Laurens Noi juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak DPP, pengurus stasi, lingkungan, KBG, dan umat yang telah mendukung tugasnya selama 12 tahun bertugas.
Meriah
Acara pelantikan Pastor Paroki dan DPP berlangsung meriah. Kemeriahan ditandai dengan beberapa momen di antaranya kehadiran belasan pastor dan ribuan umat.
Acara diawali penjemputan pastor paroki baru yang ditandai dengan pengalungan, penerimaan secara adat huler wair yang dibawakan bapak Daniel Daseng, dan perarakan pastor paroki baru ke Pastoran Thomas Morus sebelum memulai perayaan ekaristi.
Kemeriahan acara pelantikan ini juga dimaknai dengan kemasan acara liturgis yang disiapkan secara baik yang ditandai dengan penampilan koor gabungan Paroki Santo Thomas Morus yang dipimpin Nona Friska Pape, dan penampilan para penari yang disiapkan panitia.
Rangkaian acara ditutup dengan acara syukuran dan dan penyerahan kenanganan dari umat Paroki Santo Thomas Morus kepada RD. Laurens Noi dan ucapan selamat dari umat yang hadir. *
Laporan: Wall Abulat

